-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Semarak Sedekah Bumi ke-18 Desa Dalingan: 25 Gunungan Megah dan Identitas Baru "Ndalingan Jaya Jaya Jaya"

Kamis, 14 Mei 2026 | Mei 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-14T14:33:51Z
Dok//mediasuarakita.com 

PATI, 14 Mei 2026 – Perayaan tradisi agung Sedekah Bumi yang ke-18 di Desa Dalingan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, berlangsung dengan kemeriahan yang luar biasa tahun ini. Rangkaian acara di tahun 2026 ini terasa lebih hidup dan semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menarik perhatian ribuan pasang mata yang memadati setiap sudut desa.


Meskipun perayaan berjalan sukses, terdapat satu catatan penting bagi penyelenggara, yaitu belum dapat dilaksanakannya tradisi memasukkan gunungan ke halaman makam Mbah Dalingan. Namun, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi antusiasme warga yang tetap setia memenuhi sepanjang jalan desa untuk menyaksikan pawai agung yang menampilkan kreativitas lokal yang luar biasa.

Karnaval Desa Ndalingan, Tambakromo, Pati.

Karnaval yang menjadi puncak perayaan ini berjalan sangat meriah dan penuh warna dengan kehadiran sebanyak 25 gunungan megah. Gunungan-gunungan tersebut dihiasi dengan beragam hasil pertanian, buah-buahan, serta berbagai tanaman pangan yang disusun secara artistik, berjalan beriringan melintasi rute utama desa di bawah terik matahari yang bersahabat.


Kehadiran puluhan gunungan ini bukan sekadar tontonan, melainkan simbol utama rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan karunia alam dan panen yang melimpah. Warga dari berbagai usia tampak berbondong-bondong keluar rumah untuk mengiringi perjalanan gunungan, menciptakan suasana kebersamaan yang begitu kental di sepanjang jalur kirab.


Kemeriahan sebenarnya sudah mulai terasa sejak sehari sebelumnya melalui rangkaian acara pendahuluan yang memukau. Warga dan tamu undangan disuguhi penampilan Seni Payung yang indah, di mana para penampil memadukan gerakan tari yang gemulai dengan keindahan lukisan pada setiap payung, menampilkan kekayaan estetika yang dijaga dengan baik oleh warga desa.

Selain pertunjukan seni, suasana desa juga diisi dengan semangat sportivitas melalui pertandingan sepak bola yang berlangsung seru. Ajang olahraga ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan bakat dan menjaga kesehatan, di mana sorak sorai penonton di pinggir lapangan semakin menambah hangat suasana kekeluargaan. "Dan puncaknya  hiburan Ketoprak yang sangat dinanti-nanti warga masyarakat ndalingan .


Dalam sambutannya, Kepala Desa Dalingan menyampaikan rasa bangganya atas kesuksesan acara meski tetap memberikan catatan evaluasi terkait akses ke makam leluhur. Beliau berharap melalui Sedekah Bumi ini, seluruh masyarakat dapat semakin akrab, saling mengenal, serta mempererat tali persaudaraan demi mewujudkan Dalingan sebagai desa yang aman dan damai.


Sebagai penutup yang monumental, tahun ini lahir identitas baru berupa lagu dan yel-yel khas yang diciptakan khusus untuk membakar semangat persatuan. Dengan penuh kebanggaan, seluruh warga serentak meneriakkan yel-yel "Ndalingan Jaya Jaya Jaya!", sebuah harapan baru agar desa ini terus maju dan sejahtera di masa yang akan datang. Punkasnya.


(Red).

×
Berita Terbaru Update