-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rawat Tradisi Leluhur, Ketua DPD PSI Pati Hadiri Tirakatan Satu Suro di Desa Kedungwinong

Rabu, 17 Juni 2026 | Juni 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-18T03:32:11Z
Dok//mediasuarakita.com 

PATI – Dalam rangka memperingati pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, menggelar kegiatan syukuran dan tirakatan pada Rabu malam, 17 Juni 2026. Acara yang sarat nuansa spiritual dan kental dengan tradisi lokal ini turut dihadiri oleh Ketua DPD PSI Kabupaten Pati, Hadi Sutrisno.

 

Kehadiran tokoh politik muda tersebut merupakan tanggapan atas undangan langsung yang disampaikan oleh Kepala Desa Kedungwinong, Pranoto. Bagi  Hadi Sutrisno. kesempatan membaur bersama warga masyarakat dan jajaran pemerintahan desa di malam yang dianggap sakral ini merupakan sebuah kehormatan yang besar.

 

“Sebuah kehormatan bagi saya pribadi dapat memenuhi undangan dari Bapak Pranoto, Kepala Desa Kedungwinong, untuk hadir langsung dalam rangka syukuran dan tirakatan malam 1 Muharram ini,” ujar Hadi saat ditemui di lokasi acara.

 

Ada momen istimewa dan penuh makna sejarah yang terjadi sesaat setelah Ketua DPD PSI Pati  Hadi Sutrisno. tiba di wilayah Desa Kedungwinong. Ia langsung diantar oleh Kepala Desa untuk melakukan ziarah serta berdoa bersama di Petilasan Batik Madrim, sebuah situs budaya yang sangat dihormati dan dijaga keberadaannya oleh masyarakat setempat.

 

“Begitu saya baru sampai di sini, saya langsung diajak berdoa di Petilasan Batik Madrim oleh Kepala Desa. Ini menjadi pengalaman spiritual yang luar biasa, sekaligus wujud nyata upaya nguri‑uri atau melestarikan tradisi serta menghormati warisan leluhur daerah ini,” ungkap Hadi.

 

Sambutan Kepala Desa Kedungwinong pranoto

Kepala Desa Kedungwinong, Pranoto, menyambut baik dengan  kehadiran Ketua DPD PSI Pati, Hadi Sutrisno. dan seluruh elemen masyarakat yang turut meramaikan acara. Menurutnya, tirakatan Satu Suro bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana mempererat persaudaraan sekaligus menjaga nilai‑nilai warisan leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kehadiran Bapak Hadi. Semoga kebersamaan ini memperkuat tekad kita membangun desa yang aman, damai, dan berbudaya,” ujar Pranoto dalam sambutannya.

 

Setelah menyelesaikan rangkaian prosesi di petilasan, kegiatan dilanjutkan ke agenda utama yang dilaksanakan di Balai Desa Kedungwinong. Di tempat tersebut, seluruh peserta mengikuti tahlil dan doa bersama dengan suasana yang sangat khidmat, tenang, dan penuh rasa kebersamaan.

 

Acara tirakatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting yang ada di lingkungan desa. Selain Kepala Desa Kedungwinong, Pranoto, beserta seluruh jajaran perangkat desa, hadir pula Ketua serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, hingga tokoh agama yang berdomisili di wilayah tersebut. Untuk menjamin seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif, turut hadir pula unsur pilar keamanan: Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

 

Melalui momen pergantian tahun ini, Pemerintah Desa Kedungwinong bersama seluruh tokoh dan warga yang hadir memanjatkan doa agar desa senantiasa diberkahi, damai, dan semakin sejahtera di tahun yang baru. Kesatuan visi antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat pun diharapkan terus terjalin demi kemajuan bersama.


(Red).

×
Berita Terbaru Update