-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Kodim 0718/Pati Percepat Pembangunan Desa di Winong dan Gembong

Rabu, 15 Juli 2026 | Juli 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-16T05:31:00Z
Dok//mediasuarakita.com 

PATI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang diinisiasi oleh Kodim 0718/Pati resmi dimulai. Pembukaan program akselerasi pembangunan ini ditandai dengan upacara khidmat yang digelar di Lapangan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, pada Rabu (15/7/2026). Momentum ini menjadi babak baru dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pelosok daerah.

Tahun ini, program TMMD mengusung tema yang sarat makna, yakni "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa". Semangat sinergitas tersebut tercermin nyata dari komposisi peserta upacara yang mencapai sekitar 400 orang. Mereka merupakan gabungan solid dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah Kabupaten Pati, berbagai instansi lintas sektoral, organisasi kemasyarakatan, serta warga setempat yang antusias menyambut program ini.

Upacara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting di wilayah Kabupaten Pati. Tampak hadir di lokasi perwakilan Pemerintah Kabupaten Pati, Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, jajaran Muspika, kepala desa se-kecamatan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang bersama-sama memberikan dukungan penuh atas dimulainya proyek kemanunggalan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadispermades) Kabupaten Pati, Hadi Santosa, AP., M.M., hadir membacakan sambutan tertulis dari Plt. Bupati Pati. Dalam pidatonya, beliau menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program rutin, melainkan sebuah instrumen terpadu yang strategis antara TNI, pemda, dan kepolisian untuk merangsang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

Melalui penekanan tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", Pemkab Pati berharap agar pembangunan yang dimulai dari pinggiran atau desa dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi pembangunan nasional. Pemerintah daerah meyakini bahwa kemajuan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kemandirian dan ketahanan masyarakat desanya, baik secara ekonomi maupun infrastruktur.

Sesuai dengan cetak biru rencana kerja, TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 ini membagi fokus kegiatannya ke dalam dua aspek utama, yaitu sasaran fisik dan sasaran nonfisik. Pendekatan dua arah ini sengaja dirancang agar dampak dari program tidak hanya menyentuh fasilitas visual yang kasat mata, melainkan juga menyentuh aspek peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di desa sasaran.

Untuk sasaran fisik di wilayah Kecamatan Winong, fokus pembangunan diarahkan sepenuhnya di Desa Sumbermulyo. Di desa ini, personel TNI bersama warga akan mengebut proyek betonisasi jalan penghubung sepanjang 385 meter. Selain infrastruktur jalan, program ini juga menyasar sektor papan dengan melakukan rehabilitasi terhadap 2 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar menjadi hunian yang lebih sehat dan layak.

Sementara itu, gerak cepat pembangunan fisik juga menyasar wilayah Kecamatan Gembong, tepatnya di Desa Bageng. Skala pembangunan di desa ini meliputi betonisasi jalan yang membentang sepanjang 465 meter guna memperlancar akses mobilitas warga dan hasil pertanian. Sama seperti di Desa Sumbermulyo, program perbaikan hunian lewat rehabilitasi 2 unit RTLH juga dilakukan di desa sentra durian ini, ditambah dengan pembangunan Tugu Prasasti TMMD sebagai simbol kemanunggalan.

Di sisi lain, sasaran nonfisik tidak kalah gencar dipersiapkan untuk membekali masyarakat dengan berbagai pengetahuan esensial. Warga di kedua desa tersebut nantinya akan menerima berbagai materi penyuluhan komprehensif dari instansi terkait. Edukasi ini mencakup penguatan wawasan kebangsaan, serta sosialisasi penting mengenai pencegahan paham terorisme dan radikalisme guna menjaga kondusifitas wilayah.

Tidak hanya seputar nasionalisme, isu-isu krusial seperti sektor kesehatan dan ketahanan pangan juga menjadi menu utama dalam penyuluhan nonfisik. Masyarakat akan diedukasi mengenai mitigasi pencegahan stunting, modernisasi sektor pertanian dan perikanan, pengenalan teknologi tepat guna, sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, hingga upaya-upaya konkret dalam pelestarian alam sekitar.

Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., dalam pernyataannya menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat melalui TMMD merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dandim menyebut bahwa program ini menjadi bukti bahwa TNI selalu siap bergerak simultan bersama pemerintah daerah dalam mengurai isolasi wilayah dan mempercepat roda pembangunan.


​Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 ini dijadwalkan akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung mulai tanggal 15 Juli hingga ditutup pada 13 Agustus 2026 mendatang. Dengan keterlibatan aktif dan partisipasi gotong royong dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan hasil pembangunan ini nantinya dapat dirasakan secara berkelanjutan demi mendongkrak kemajuan daerah Kabupaten Pati.

(Red).

×
Berita Terbaru Update