-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tahap Kedua, FWP Kembali Salurkan 13.200 Liter Air Bersih untuk Warga Tondokerto

Senin, 07 September 2026 | September 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-07T06:59:30Z

 

Dok//mediasuarakita.com 

PATI – Kepedulian Forum Wartawan Pati (FWP) terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Pati terus berlanjut. Memasuki tahap kedua penyaluran bantuan, FWP kembali mendistribusikan air bersih bagi warga Desa Tondokerto, Kecamatan Jakenan, yang mengalami keterbatasan sumber air akibat musim kemarau.

 

Dalam penyaluran kali ini, FWP mengirimkan sebanyak dua tangki air bersih, dengan kapasitas masing-masing tangki mencapai 6.600 liter. Dengan demikian, total bantuan air bersih yang disalurkan kepada masyarakat Desa Tondokerto mencapai 13.200 liter.(7/9/2026).

 

Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk keperluan sehari-hari. Pasalnya, kondisi kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat sejumlah sumber air warga mengalami penurunan debit, bahkan sebagian di antaranya mulai mengalami kekeringan.

 

Kedatangan bantuan air bersih dari FWP mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Tondokerto. Salah satu perangkat desa yang mewakili pemerintah desa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada FWP yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di tengah kesulitan mendapatkan air bersih.

 

“Atas nama Pemerintah Desa Tondokerto, Kecamatan Jakenan, kami mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan air bersih kepada Forum Wartawan Pati yang telah membantu masyarakat Tondokerto. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat berarti bagi masyarakat, khususnya warga yang harus menghadapi keterbatasan air akibat kondisi musim kemarau. Kehadiran bantuan tersebut setidaknya dapat mengurangi beban warga dalam memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.

 

Sementara itu, Ketua FWP, Ari Saptono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian insan pers yang tergabung dalam FWP terhadap kondisi masyarakat. Menurutnya, wartawan tidak hanya memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan sosial.

 

“Ini merupakan bantuan tahap kedua dari FWP. Kami ingin sekadar meringankan beban warga yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan,” kata Ari. Ia menyadari bahwa bantuan yang disalurkan belum mampu menyelesaikan persoalan kekeringan secara menyeluruh, namun setidaknya dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

 

Ia menegaskan, FWP berupaya agar penyaluran bantuan tidak berhenti pada satu tahap saja. Selama kondisi kekeringan masih terjadi dan masyarakat masih membutuhkan pasokan air bersih, FWP akan berusaha melanjutkan distribusi bantuan secara bertahap ke sejumlah wilayah yang terdampak. “Insyaallah besok akan kami lanjutkan lagi pada tahap berikutnya. Mudah-mudahan bantuan ini bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.

 

Kekeringan memang masih menjadi persoalan nyata di sejumlah wilayah Kabupaten Pati. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pati periode 23 Juli–3 September 2026, tercatat 24 desa di sembilan kecamatan terdampak, yang dirasakan oleh 2.831 kepala keluarga atau 9.323 jiwa. Kondisi ini menunjukkan kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Pati masih cukup tinggi.

 

Sebelumnya, pada tahap pertama, FWP telah menyalurkan lima tangki air bersih dengan total sekitar 32.500 liter kepada warga di Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, dan Desa Soko, Kecamatan Gabus. Penentuan wilayah penerima bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan.

 

Melalui aksi sosial tersebut, FWP juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap masyarakat terdampak kekeringan. Sebab, persoalan air bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat.

(Red).

×
Berita Terbaru Update