![]() |
| Dok//mediasuarakita.com |
PATI – Ratusan calon ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan mengikuti proses seleksi wawancara intensif di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Pati. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 2–3 Mei 2026 ini, merupakan langkah strategis partai dalam memperkuat struktur organisasi di tingkat bawah.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan dini partai berlambang banteng moncong putih tersebut dalam menyongsong tahun politik 2029. Dengan melakukan penyegaran struktur sejak jauh hari, PDIP berharap dapat membangun fondasi kepemimpinan yang solid di tingkat kecamatan.
Proses seleksi ini tidak main-main karena dipimpin langsung oleh tokoh-tokoh senior partai. Anggota DPR RI, Haryanto, tampak memimpin jalannya wawancara didampingi oleh pimpinan partai lainnya. Kehadiran figur pusat menunjukkan betapa krusialnya posisi ketua PAC bagi keberlangsungan partai.
Selain Haryanto, sejumlah legislator senayan lainnya turut hadir untuk memberikan penilaian, di antaranya Edy Wuryanto dan Evita Nursanty. Keterlibatan para anggota DPR RI ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon yang terpilih memiliki kompetensi, loyalitas, dan integritas yang tinggi.
Cakupan seleksi ini cukup luas, melibatkan perwakilan dari tujuh DPC yang tersebar di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 3, 4, dan 5. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Demak, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, hingga Grobogan, yang selama ini menjadi basis massa penting di Jawa Tengah.
Ketua DPC PDIP Pati, Ali Badrudin, menyatakan bahwa pihaknya merasa terhormat dipercaya oleh DPD Jawa Tengah untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan tes ini. "Kami dipercaya mengadakan tes wawancara bagi seluruh calon ketua PAC untuk tiga Dapil sekaligus pada tanggal 2-3 Mei ini," ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Ali menjelaskan bahwa tahapan wawancara ini merupakan rangkaian lanjutan yang wajib dilewati oleh seluruh peserta. Sebelumnya, para kandidat telah mengikuti tes tertulis untuk menguji wawasan kebangsaan serta pemahaman mengenai ideologi dan administrasi partai.
Terkait mekanisme pengambilan keputusan, Ali menegaskan bahwa seluruh hasil wawancara akan diserahkan ke DPD PDIP Jawa Tengah untuk diverifikasi. Setelah itu, berkas akan diteruskan ke tingkat DPP, di mana keputusan akhir mengenai siapa yang layak menjabat akan ditentukan berdasarkan nilai tertinggi.
Peran Ketua PAC dinilai sangat strategis karena mereka merupakan ujung tombak partai di tingkat kecamatan yang membawahi struktur anak ranting di setiap desa. Oleh karena itu, seleksi ketat diberlakukan guna menemukan sosok pemimpin yang mampu merangkul masyarakat secara langsung.
"Target kami jelas, pada Pemilu 2029 PDIP harus menang kembali. Persiapan harus dilakukan sedini mungkin dengan mencari sosok yang paling pantas untuk membesarkan partai ini," pungkas Ali Badrudin menutup keterangannya.
(rn/red).
