![]() |
| Dok//mediasuarakita.com |
PATI – Menyikapi dampak kekeringan yang mulai terasa di sejumlah wilayah, Komando Distrik Militer (Kodim) 0718/Pati kembali bergerak cepat melaksanakan aksi kemanusiaan. Pada Rabu (5/8/2026), satuan ini menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat Desa Gebang, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Bantuan yang disalurkan kali ini mencapai total 14.500 liter air bersih, yang diangkut menggunakan tiga unit mobil tangki. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah nyata meringankan beban warga yang terdampak musim kemarau panjang, sehingga kebutuhan dasar rumah tangga tetap terpenuhi dengan layak.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Danramil 19/Gabus, Kapten Inf Kusmiyanto, bersama para anggota Koramil. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari perangkat Pemerintah Desa Gebang serta warga setempat yang turut bergotong royong memastikan pendistribusian berjalan lancar dan tepat sasaran.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian dan kepekaan terhadap kesulitan yang dialami rakyat. Kodim 0718/Pati berkomitmen untuk selalu hadir mendampingi masyarakat, terutama saat terjadi kondisi darurat yang mengganggu aktivitas dan kebutuhan sehari-hari.
Kapten Inf Kusmiyanto menegaskan bahwa pendistribusian air bersih ini tidak hanya berhenti pada kegiatan hari ini saja. Pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan siap menyalurkan bantuan tambahan sesuai kebutuhan warga yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sebagai abdi negara, TNI memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir, peduli, dan berbakti sepenuhnya bagi kepentingan masyarakat luas.
Warga Desa Gebang menyambut baik dan sangat berterima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Kodim 0718/Pati. Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi mereka, karena dapat meringankan beban mencari air yang selama ini cukup jauh dan memakan waktu.
Diharapkan melalui aksi nyata ini, masyarakat dapat terbantu dan lebih siap menghadapi sisa masa kemarau. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat juga diharapkan terus terjaga untuk bersama-sama mengatasi berbagai tantangan yang ada demi kesejahteraan bersama.
(Red).
