PDI Perjuangan Kecamatan Kayen Gelar Rapat Pleno Diperluas: Perkuat Struktur dan Targetkan Regenerasi Kader

media suara kita
0

 

Dok//mediasuarakita.com 

PATI – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kayen baru saja menggelar Rapat Pleno Diperluas sebagai langkah strategis dalam memperkuat eksistensi partai. Agenda besar ini menjadi titik awal penyusunan kekuatan baru organisasi untuk masa bakti 2026 hingga 2029 mendatang.

Pertemuan yang berlangsung khidmat pada Rabu (11/3/2026) tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus ranting dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Kayen. Kehadiran para kader akar rumput ini menunjukkan solidaritas partai yang tetap terjaga dalam menghadapi dinamika politik di Kabupaten Pati.

Tak hanya pengurus tingkat desa, acara ini juga dihadiri oleh jajaran tokoh senior partai serta perwakilan resmi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pati. Kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan arahan organisasi agar gerak langkah kader di tingkat bawah selaras dengan kebijakan pusat.

Dalam sambutannya, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kayen, Suyono, memaparkan laporan komprehensif terkait capaian politik pada Pemilu 2024 lalu. Data mencatat bahwa dari total 49.366 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayah tersebut, sebanyak 36.336 pemilih telah menyalurkan hak suaranya secara sah.

Berdasarkan hasil rekapitulasi resmi, PDI Perjuangan berhasil mengamankan dukungan sebanyak 16.168 suara di Kecamatan Kayen. Angka ini dipandang sebagai modal sosial yang besar, sekaligus menjadi indikator bahwa kepercayaan masyarakat terhadap partai berlambang banteng moncong putih tersebut masih sangat kuat.

Meskipun meraih hasil yang signifikan, Suyono yang juga merupakan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pati ini menegaskan bahwa seluruh kader tidak boleh cepat berpuas diri. Menurutnya, tantangan politik ke depan akan semakin dinamis dan memerlukan strategi pendekatan yang lebih segar.

"Kita membutuhkan peningkatan yang sangat signifikan. Strategi ke depan tidak hanya soal mempertahankan angka 16 ribu suara, tapi bagaimana kita meluaskan jangkauan ke seluruh lapisan masyarakat di Kayen," ujar Suyono di hadapan para kader yang hadir dengan penuh semangat.

Salah satu terobosan yang diusung dalam rapat ini adalah penerapan komposisi kader yang lebih inklusif. Partai menetapkan target kuota 30% bagi generasi milenial yang melek teknologi dan media sosial guna mempercepat penyebaran informasi serta program kerja partai di era digital yang serba cepat.

Selain kaum muda, keterwakilan perempuan juga menjadi pilar utama dalam struktur baru dengan porsi sebesar 30%. Sementara itu, 40% sisanya tetap akan diisi oleh para senior partai yang memiliki pengalaman matang dalam menjaga nilai-nilai ideologi serta militansi di tingkat akar rumput. "Ujar Suyono.

Reorganisasi internal ini merujuk langsung pada Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya pembenahan struktur secara menyeluruh. Aturan tersebut mewajibkan sinkronisasi gerak mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) hingga ke tingkat paling bawah, yaitu pengurus Ranting di desa-desa.

Teguh Bandang Waluyo dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati juga memberikan instruksi tegas mengenai loyalitas kader dalam forum tersebut. Pihak partai menegaskan tidak akan segan-segan melakukan "pembersihan" atau pencoretan terhadap pengurus yang terbukti tidak loyal, pindah partai, atau melanggar instruksi organisasi.

Pertemuan ditutup dengan penuh optimisme dan pekikan "Merdeka" yang menggelora di seluruh ruangan rapat. Seluruh kader berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat kecil (wong cilik) dan memastikan PDI Perjuangan tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Pati. Tegasnya.


(Red).

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)