![]() |
| Dok//mediasuarakita.com |
PATI — Pemerintah Kabupaten Pati memperkuat komitmennya dalam memajukan ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi peran Serikat Perangkat Desa Pager Gunung (SPPG). Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) SPPG se-Kabupaten Pati yang digelar di Ruang Penjawi, Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Senin (4/5/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, didampingi para koordinator serta mitra strategis SPPG dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati.
Dalam arahannya, Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menekankan pentingnya sinergi antara pelaku organisasi dan potensi daerah. Ia mendorong agar seluruh anggota dan mitra SPPG memprioritaskan penggunaan produk asli Pati dalam setiap kegiatan operasional maupun program kerja mereka.
“Saya mengajak teman-teman SPPG untuk mulai konsisten mengambil produk-produk asli dari Kabupaten Pati. Jika perputaran uang dan ekonomi ini tetap berada di daerah sendiri, maka kesejahteraan masyarakat Pati akan meningkat secara signifikan,” ujar Chandra.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Pati memiliki kekayaan sumber daya yang melimpah, mulai dari sektor peternakan seperti telur dan ayam, hingga sektor perikanan yang menjadi unggulan daerah. Pemanfaatan produk-produk ini oleh lembaga lokal dinilai akan memberikan efek domino bagi para peternak dan nelayan setempat.
“Prinsipnya satu, kita harus bersama-sama menggerakkan ekonomi lokal. Kebangkitan ekonomi daerah adalah kunci utama kemajuan Pati secara keseluruhan,” tegasnya.
Rakor ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga langkah konkret dalam membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, SPPG, dan sektor swasta, Kabupaten Pati optimistis mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang lebih kokoh di masa depan.
(Red).
